2. Sastra sebagai perangai pikir dari beragam gejala yang muncul sewaktu-waktu, tetapi bisa dipastikan sebagai cara yang metodik dan bisa dijadikan ajang peretas pikir yang bermanfaat sekaligus penawaran tak gagal nalar (dungu).
3. Sastra adalah seperangkat metode untuk membedah sekaligus mengunakannya sebagai cara pandang terhadap sesuatu. Juga sebagai pagar agar sebuah kebodohan tak berlarut-larut
4. Penghargaan terhadap ilmu, maka kau akan bermartabat. Baik itu elaborasi, escape from personality, humble reader, membaca (yang) membaca; bukan membaca tapi tidak membaca, dan seterusnya.
5. Dan seterusnya...
0 Comments:
Posting Komentar