Selasa, 01 Juli 2025

19 Tentang Menejemen

Inilah peta tulisan yang "katanya" ingin menulis bau-bau motivator, yang tetap nyadar akan potensi dirinya. Tidak merasa superior, lebih kepada penjagaan terhadap kehidupan dan hidup itu sendiri. Inilah garis waktu dimana banyak ingin saya dokumentasikan lewat tulisan, dan banyak ingatan. Semoga Allah Izinkan, dan tenaga melimpah. 

1. Menejemen Waktu

2. Menejemen Resiko

3.Menejemen Masalah

4. Menejemen Cinta

5. Menejemen Suara

6. Menejemen Attitude

7. Menejemen Kritik

8. Menejemen Kata-Kata

9. Menejemen Senyuman

10. Menejemen Potensi

11. Menejemen Diri

12. Menejemen Panca Indera

13. Menejemen Curhat

14. Menejemen Hidup

15. Menejemen Semangat

16.Menejemen Perasaan

17. Menejemen Hati

18. Menejemen Uang Saku

19. Menejemen Remaja

CIPUTAT 14 Juni 2008

Gendon

Gendon sedang menggoreng telor di kosan cewek. Santai sambil bernyanyi-nyangi. Sampai selesai dan ia bawa telor dasar ke kosannya sendiri. Mengunci kembali pintunya. Langkahnya mantap.

Tak lama perempuan penghuni kosan yang dimasuki oleh gendon pulang. Hanya selisih hitungan detik.

"Hampir aja ndon"

"Sudah saya perhitungkan, sekarang kalian makan, sudah laparkan?"

kami yang selalu merasa lapar, tak banyak cincong untuk memenuhi ajakan gendon yang sudah nyuap duluan.

Naik Gunung

CHAPTER 3

Jipan sudah menyilang seluruh tanggal di bulan Juli. Senyumannya merekah. Dan ia terus memandangi tas ransel gemuk berisi perbekalan selama nanti mendaki. Hari ini terakhir memberi tanda silang. Besok ia akan berangakat.

Ia berjalan mendekati penanak nasi mungil hasil patungan dengan teman-temannya. "Ini hari terakhir, besok lidah ini tak lagi "kusiksa". bisiknya pelan. Ia kembali menoleh ke arah ransel tinggi yang berkamuflase dengan tumpukan pakaian.

Piring terisi nasi lengkap dengan telur rebus dengan dua lintasan garis hitam kecap manis. Senyumannya kembali tersungging. Ia berbicara pada ransel sambil terus mengunyah.

Dua orang temannya datang tanpa mengetuk pintu. Keriuhan itu sering terjadi. Jipan tak memedulikan mereka, ia terus mengunyah.

"Sudah satu bulan mutih, sakit kamu nanti, emang kamu nggak punya duit?"

"Apaan mutih!, besok dia akan naik gunung!"

"Suek"

Jipan tersenyum kukuh, sambil memandangi mereka acuh

"Dasar bodoh" desisnya pelan. Emoji wajahnya menjelaskan.

"Lihat saja nanti, kalau kamu kelapan, biarin aja kamu minum air tiap hari."

Jipan kecut. Kedua temannya terbahak-bahak.

Senin, 30 Juni 2025

Liga Champion

Chapter 2
Siaran bola liga champions Real Madrid menjadi pusat perhatian sekelompok mahasiswa yang ngekos. Dari mereka selalu saja ada yang mengawali cerita. Dan begini ceritanya.

"Mau nonton malam ni, tapi TV butuh antena yang jelas."

"Gampang bisa diatur?"

"Caranya"

"Pulang kuliah nanti cari batang bambu yang lurus dan panjang."

"OK"

Sudah sebelas menit lewat 45 detik keduanya tak kunjung menemukan, tujuh menit lagi azan magrib

"Eh, Boy ada bambu diikat tuh," katanya. Wajahnya menunjukkan emoji menyebalkan.

"Saya pulang dulu"

bersambung

Minggu, 29 Juni 2025

DELAPAN KADO TERINDAH

BABAK 80
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli. Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang anda sayangi.

KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,telepon,foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya, Anda dan dia sapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebi utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.

NB: pantes ya...setiap kali hari raya keagamaan, orang selalu berbondong-bondong mudik....

MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap untuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkriti, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekadar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukumi, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh hak untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkuta. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya. Kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? (eh..) Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Andapun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikira, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terimakasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkan Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

KESIADAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, biasa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan. Pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isayrat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang dikasihi?

Inilah artikel yang saya dapatkan kita tahun pertama menginjakan kaki di kota jakarta, sekitar 2002, dan saya berterimakasih pada manusia tulus yang telah mengumpulkan dan membagikan. Saya lupa namanya. Tetapi ini menjadi salah satu pilar dalam laku kehidupan. Ia telah menjadi (salah dua) guru kehidupan saya seumur hidup. Submitted by: Big Brother, Sumber: Message Board.

Sabtu, 28 Juni 2025

Hidup Itu Pilihan

Tulisan ini semula berjudul:Pilihan-Pilihan hidup yang ditulis 5 Maret 2006 04:14 PM. Masih semester 4 di kampus UIN Jakarta. Jurusan Tata Negara Islam. Mari sejenak mengurai setiap kata yang coba diperbaharui sampai batas bentuk.

Kehidupan ini terdiri dari rangkaian detik, menit, jam, dan tarikan nafas. Padanya selalu melekat pilihan meski berpindah dari aktivitas satu ke aktivitas lainnya. Dari mulai tidur sampai Allah takdirkan kembali bangun. Mendengar jam weker berbunyi, mau tidur lagi atau mencoba sekuat tenaga untuk bangun dan melakukan ragam jenis ibadah, semua ada pada kendali diri masing-masing.

Yang diucapkan melalui lidah, melihat melalui mata, juga termasuk dari proses mengambil pilihan-Pilihan. Mau dilihat atau dimakan tergantung seberapa keras kemauan itu untuk terus memaksa hadir sebuah pilihan diantara satu atau dua pilihan. 

bersambung

The Made Of Note Your Life

CHOICE OF LIFE

kebiasaan tidak tepat waktu

kebiasaan menyia-nyiakan waktu

kebiasaan pola belajar

kebiasaan suka mencontek

kebiasaan suka menunda

BE A GOOD FRIEND  

Eye Contact saat

berkomunikasi

hindari menertawakan kesalahan

menepati janji

berusaha menjadi pribadi yang jujur dan tidak munafik

CARA BERPIKIR

menulis buku

virus sekuler 

FRAME TOKOH PEJUANG

Mengajarkan Bagaimana seharusnya Manusia Berjuang

NILAIMU DALAM KEHIDUPANMU

lebih tersibuki dengan ketaatan ataukah kemaksiatan

SMART HUMAN

Thank you Allah, Dialah sebaik-baik penutup aib.

Thank you Allah, Menutupi hal yang gaib

thank you Allah, mencipatakan dalam keadaan sempurna

BELAJARbMENUNGGU

VIRUS-VIRUS HATI

ANUGERAH TERINDAH

CATATAN DAN MOTIVASI

3 Maret 2005

Testimoni: "Membaca kembali tulisanku yang sudah kutulis sejak tahun 2005, ada hal-hal yang membuat nyengir2 ketawa sendirian, entah dari kata-katanya, cara menyusun kalimat, juga 'intonasi' pemberian titik dan koma, dan seterusnya. 

Satu hal yang dapat ku mengerti adalah jika semakin banyak berlatih menulis makan semakin ada proses pendewasaan dalam sebuah tulisan. 

Aku pernah membuat karangan ketika pelajaran bahasa, kosa kata 'dan, kemudian' sering di ulang-ulang pada satu kalimat. Ada banyak keluguan. Tetapi anak-anak SMP sekarang juga pandai menulis. Lain dulu lain sekarang. Selera mereka segar dan cerdas. Ini mungkin salah satu dari faktor teknologi canggih era moderen yang sudah dini mereka kenali. 

Aku tertinggal dalam lompatan lorong-lorong waktu. <11 Maret 2013>

Jumat, 27 Juni 2025

Kamis, 26 Juni 2025

Mak Fia

seorang pemain mendapatkan pesanan. Pesanan itu sesuai kesepakatan. kesepakatan yang dibuat untuk membuat kesepakatan lain. Kesepakatan itu mengunci sekaligus menjerat. Menjerat siapa saja yang tidak sepakat. Jika ingin menang, maka pemain juga main. Jika pemain menolak, maka pemain masuk kuburan, itu paling fatal, paling menyayat ia akan terkapar dan melolong minta tolong untuk ditolong. Pada titik inilah pemain sama sekali tidak mendapatkan perlindungan, pun dari pelatih. Pemain terlalu mudah ditembus, hingga mudah pula untuk dijadikan sasaran keserakahan orang. Dan pertanyaanya, sampai kapan lingkaran itu akan terus bergilir.

Satu Masalah Dua Solusi

Ketika Tuhan menurunkan masalah sebagai bekal untuk membentuk kepribadian, disana ada paket solusi. Hal ini sering luput tuk jadi perhatian. Tuhan tak pernah memberikan sesuatu tanpa sesuatu yang lain, ini membuktikan kalau Allah punya caranya sendiri untuk mendidik hambanya sampai pada tahap-tak lagi memedulikan untuk menggerut kepada Allah. Maka masalah itu hadir sebagai jalan didik agar hamba melangkah lebih ringan lebih kuat untuk melerai semua jenis episode kehidupan. Allah tidak menurunkan masalah tanpa ada obat penyelesainnya. Satu masalah akan diselesaikan dengan dua solusi sekaligus.

wilayah antara masalah dengan solusi, disebut dengan Ihtiar (usaha), usaha ini yang akan dinilai oleh Allah sebagai argo yang akan terus berjalan. Orang ramai dengan deep learning, Allah sudah mengenalkan sejak dari Nabi Adam, untuk itulah keberadaan ihtiar menjadi wilayah yang akan terus dialumulasikan pahalanya, jiak ikhlas ada keberkahan yang tak terhingga. Allah sendirilah yang akan menentukan timbangan. Manusia berada dalam kondisi: Luruskan Niat dan Sempurnakan ihtiar.

Rabu, 25 Juni 2025