Minggu, 13 Juli 2025

Sayembara Novel dan Upaya Memunculkan Insiden dalam Kesastraan Kita

BABAK 84
Dua

Cara tersebut terus berlanjut pada waktu-waktu sesudahnya, bahkan sampai sekarang. Ketika saya pelan-pelan mencoba meluaskan bacaan, dan tetap tidak memiliki cukup informasi tentang karya-karya hebat yang perlu saya baca, saya akan memilih novel-novel pemenang penghargaan nobel sastra atau pemenang berbagai penghargaan lainnya.

Saya kira ini salah satu sisi penting dari segala macam sayembara. Orang dibuat penasaran untuk mengetahui apa isi novel pemenang sayembara; sebagus apa ia sehingga terpilih sebagai pemenang. Atau dari sudut pandang naif saya sebagai pembaca yang tidak mempunyai pengetahuan memadai untuk membuat penilain, pikiran saya akan membuat kesimpulan bahwa naskah pemenang sayembara pasti bagus. Maka, saya akan membacanya. Saya akan menikmati berbagai keunggulan yang dimiliki oleh si penulis yang membuatnya meraih penghargaan.

Yang kedua, dari sudut pandang penulis. Saya selalu meyakini bahwa kecakapan menulis, prasyarat utama yang perlu dimiliki untuk melahirkan karya yang baik, adalah hasil akhir dari sebuah proses. Dan, seperti hal-ha lain di muka bumi, untuk mendapatkan hasil akhir yang memuaskan, diperlukan infrastruktur yang baik, pengetahuan yang memadai, ketekunan orang untuk menjalani, dan saya kira juga nasib baik.

Oleh A.S Laksana

Love Language

BABAK 82
Ia merupakan perumpamaan seorang pemancing yang begitu memanjakan pakan dan kailnya sampai sang pemancing tak lagi bisa membedakan mana sentakan dan denyut ketika umpan masuk kedalam mulut ikan. Atau seperti hembusan angin yang bukan jiwa yang merasakan, tetapi kulit yang bisa merasakan, jiwa lalu merespon balik menjadi kenyamanan dan kelembutan.

Bahasa cinta seringkali menjelma dalam bentuk yang paling rumit. Berada di atas tumpukan keadaan yang begitu cepat dan orang seringkali terkecoh saking cepatnya bahasa cinta itu di luncurkan, bahkan orang kadang menyadarinya belakangan. Seorang yang mengenali bahasa cinta itu, mentalnya selalu melimpah rasa cinta, dari pada cinta yang ia terima. Begitulah hukum seorang yang melimpahi hubungan dengan mencurahkan cinta dalam bentuk yang sulit untuk dibendung. Selain itu, orang yang mengenali apakah itu bahasa cinta atau bukan, karena ia sedang mempraktikkan apa yang disebut dengan respon spontan terhadap sesuatu. Mengapa orang yang miskin cinta seringkali gagal mengenali bahasa cinta yang sedang diperlihatkan orang-orang yang di sekitar, bahkan murid-murid di tempat pendidikan. Karena stok bahasa cinta di dalam hatinya sudah tergerus oleh semacam kebusukan untuk selalu mengejar orang dengan beragam label-label buruk tentang kepribadian orang atau murid. Kalimat lembut serta apa yang ditunjukan sudah menguap dalam imajinasi sebelum hal-hal lain ikut menerjangnya. Istilah katanya, ia terus membungkam aura kebaikan orang atau murid sebelum kebaikan betul-betul nyata diperlihatkan serta dirasakan. Oleh karena itu kebanyakan orang/murid gagal untuk mengungkapkan bahasa cintanya, karena sibuk menerima pukulan bertubi-tubi berupa tuduhan yang tidak mendasar, juga karena selalu merasa lelah menyelami apa maksud dari sebuah ungkapan tersebut, bahkan pada hal-hal yang sederhana sekalipun mereka tidak bisa menampilkan sisi humor.

Bahasa cinta seorang guru kepada murid-muridnya mestilah melimpah seperti air zam-zam. Setiap kali jutaan kubik air yang keluar dan menjadi minuman kebanggaan seorang muslim di seluruh dunia, pada saat yang jutaan kubik air itu kembali tanpa pernah mengering dan berkurang sedikitpun. Menjaga penuh pendampingan pada tiap detik kepada murid-muridnya merupakan bukti bahwa guru sungguh-sungguh untuk menjaga kebersamaan bersama para murid hingga  waktu tertentu. 

Dengan pendekatan-pendekatan yang memungkinkan seorang guru bisa menyentuh meski tidak perlu banyak ceramah. Menunjukkan dirinya pada tingkat pendekatan kata yang sering di dewa-dewakan, meski itu tidak salah. Tetapi jika guru bisa menyentuh jiwa murid dan mengantarkan murid pada kemandirian-kemandirian menyeluruh. Itu jauh lebih 'membanggakan' dari pada terus memberi pepesan kata yang tampak nyaman didengar tetapi miskin sentuhan qolbu nya. Kata-katanya yang keren itu berhenti ketika kalimat pertama selesai di selesaikan, menjadi gaung yang berhenti begitu cepat, tidak sampai pada telinga. Lain, jika kata-katanya menjadi daya sentuh bertenaga dinamit yang bisa membobol kesombongan dan bisa menjadi gugusan kesadaran tanpa perlu kata-kata yang 'bernada' berat.  Siswa tanpa paksaan merasa perlu melakukan sesuatu untuk menyambut kebutuhannya bertumbuh.

'Berdebat' kadang kala menjadi semacam bahasa cinta versi lain yang ditunjukkan oleh anak saya, anak anda dirumah, dan semua anak di dunia ini. Semuanya bisa saja terjadi, kadang melelahkan dalam arti tertentu. Tetapi mereka mungkin sedang melakukan curahan kasih sayang dengan sering 'debat' dengan ayah atau bundanya. Seringkali saya 'kewalahan' menghadapi diksi yang tiap hari makin berkembang. 

Kemudian merespon dengan membuat blokade atas dasar 'harga diri' yang terlalu tingga dan maunya dimengerti, sejak saat itu 'kematian' berdemokrasi dalam diri anak layu sebelum berkembang. Meski perlu batasan tertentu agar tidak terlalu dominan, mestilah terukur.

Nabi Muhammad Saw, pelaku utama yang paling top dalam mempresentasikan semua 'materi' perilaku kehidupan yang dapat disaksikan oleh semua para sahabat yang beriman. Mereka mengabadikannya dalam semua catatan kenabian. Semua itu berasal dari kemampuannya mengisi para sahabatnya dengan formula menakjubkan. Yaitu mengisi akalnya dengan intelektual, hatinya dengan keimanan, dan fisiknya dengan kekuatan petarung berjiwa pejuang. Hasil didikannya, masih terasa dan makin berkembang menjulang menjadi pilar-pilar asasi. Pada ujungnya mercusuar itu bermunculan menerima semua sinyal bahasa cinta tanpa pernah mendikte siapapun.  

Selasa, 08 Juli 2025

Berhenti Takut Jadilah Versi Terbaikmu

BABAK 81
Seorang siswa kala itu tak berani untuk menatap wajah sang guru. Guru matematika itu pernah menendang bokong temanku. Ia tak membawa PR. Puncaknya setelah disuruh maju kedepan tuk mengerjakan soal yang tertulis di papan hitam. Baru selesai menggoreskan kapur putih untuk yang kesekian kali, guru itu menghardiknya keras-keras, bahkan meneriakinya dengan sebutan; "Dasar Otak Menir, Makan sayur kangkung mulu!" lalu sebuah tendangan menyusul sampai ia terhuyung-huyung keluar dari pintu kelas. "Siapa yang bisa menyelesaikan soal ini! suaranya lantang membahana. Runtuh semua persendian, lututku gemetar, jantungku berdenyut-denyut, separuh logikaku lenyap begitu saja, berganti dengan kecemasan luar bisa. Takut tak bisa mengerjakan soal matematika, sekaligus takut akan hukumannya, selain itu seluruh pikiranku akan terhenti manakala sangsi sosial yang kurasakan membuatku mual dan ingin kencing. Memang tak ada yang menertawaiku jika tak bisa mengerjakan soal, mereka juga merasakan bayang-bayang guru psikopat killer siap membabat siapa saja yang otaknya beku, bebal, soal aljabar.

Ia pun memanggil siswi perempuan tuk membawa hasil PRnya ke mejanya. Lalu mengerjakan soal di papan tulis. Guru Killer itu duduk sambil pandangannya ke langit-langit. Ketika buku PRnya sampai di tangan, dan dia membaca cepat-cepat. Karena sudah tahu alur pengerjaan dan juga jawabannya. "Otake Semenir! ucapnya sambil membuang buku PR siswi itu dilempar melalu jendela terbuka. Dan wajah gadis seputih tepung, dan bibirnya berkedut-kedut menahan tangis, bibir atasnya maju lima senti. Baru duduk siswi di kursi kayu coklat. Ia berdiri kembali. "Cepat ambil bukunya!"

Dua jam pelajaran adalah neraka sunyi tanpa api tekad pembelajaran, yang ada hanyalah kenyataan pahit atas kekecewaan yang menidih tipis sebuah mental anak desa dengan guru killer campur psikopat, psikopat dalam artian mahir menguliti setiap keberanian untuk berpikir tentang ilmu eksak yang selalu diajarkan tanpa ramah tamah. Yang ada merobek setiap jiwa dan menyeretnya dalam mimpi-mimpi buruk di penghujung malam, tanpa pernah merasakan kegembiraan setiap guru itu melangkah dari kantor. Kegeringan itu hadir ketika guru killer dan psikopat itu berhalangan hadir karena satu lain hal (istilah kata).

Kegembiraan sesungguhnya manakala pelajaran SBK, Seni Budaya dan Ketrampilan datang di jam berikutnya. Teman-Temanku menghela nafas panjang, air mukanya sedikit kendur, dan degup jantung mereka teratur sesuai hembusan nafas. Saat itu kami sama-sama menuliskan lagu beserta not-notnya. SEMALAM DI CIANJUR. Kami nyanyi bersama diiringi gitar yang enak dari Pak guru, guru yang masih muda, dan senyumannya selalu lebar, dan ia merangkap sebagai guru olahraga. Ia selalu mengacungkan dua jari, telunjuk dan jari telunjuk dan jari tengah sebagai bahasa tubuh ketika memberikan instruksi, dan tiap kali selesai mengajar ia selalu mlipir ke belekang sekolah untuk membuat api rokok kreteknya. Situasi semacam itu malah menenangkan mental kami. Ia seolah berpesan; Jangan Takut, jadilah Versi Terbaikmu. Kami selalu dirundung ketakutan manakala Pak Guru Matematika datang, dan Menjadi Diri Sendiri ketika guru Seni datang Membawa Gitar di tangan kanannya sambil melambaikan salam dua jarinya. Ia mengajarkan kekuatan sejati tentang sebuah pertahanan diri agar tidak stress dan mengakhiri hidup anak-anak ditiang gantungan. Itu sangat menyedihkan. Guru seni memberikan energi tentang memberi, merawat, berbagi, dan memastikan hati para murid selalu dalam keadaan stabil.

Sekolah pada ujung programnya meski tidak selalu begiu, selalu mengembangbiakkan pemikiran kreatif sampai mereka menemukan versi terbaik mereka untuk bekal hidup dan kehidupan.

Kamis, 03 Juli 2025

The Wug Tang-Files

Setelah banyak kejadian dari episode ke episode berikutnya. Wug Tang mulai menjelajahi ke hal berikutnya. Salah satunya adalah berburu Tupai. Yang semakin hari semakin langka saja. Pemburu dari kota menjadi pesaing ketatnya. Sehari pemburu kota itu bisa mengantongi 17-27 ekor tupai, dari mulai berbulu bergundi sampai emas meradang. Disamping itu Wug Tang mulai dituntut untuk memperbaiki pelajaran matematika. Sudah kelas 9, tetapi tak pernah beranjak dari angka 2 alias bebek. Sementara dirinya terus mengutuki caranya guru itu mengajar, galak dan tak berprikemanusiaan. Novel remaja ini juga mengetengahkan babak romansa antara sundari dengan Wug Tang. Wug Tang yang menyadari belakangan kalau sundari tiap sore kerumah memiliki tujuan lain. Belum lagi malam harinya ba'da magrib wug tang memiliki rutinitas mendengarkan drama radio. Malam jumatnya menonton Friday di rumah temannya. Bersaama rombongan lainnya. Juga banyak hal yang menakjubkan dalam novel ini.<>

Rabu, 02 Juli 2025

D'JOMBLO-WAR

A. START YOUR HEART

*hati adalah centre of controle

* hati yang memantapkan niat

* Every thing start your Heart

* kekohohan niat pun tercapai

* Be Happy

B. WHAT ABOUT THE JOMBLO

* perspektif psikologis

* Perspektif Inter Personal

* perspektif Intra personal

* Perspektif Inner Communication

* sudut pandang umum. Mereka itu anak-anak nongkrong, anak-anak rohis, ilmu psikologi, Islam.

C. LATAR BELAKANG ORANG-ORANG NGEJOMBLO

D. TUJUAN ORANG-ORANG NGEJOMBLO

E. FENOMENA PARA JOMBLOWAR

F. PACARAN, WHAT THE MOTIVATION

* mempermainkan perasaan

* membunuh kesendirian

* Emosi sesaat

* phobia dengan pernikahan

G. KENALAN YUKS SAMA PLAYBOY AND PLAYGIRL

* karakter dan kepribadian

* sifat bosan

* Gengsi gede-gedean

* Narsis

* Tebar pesona dan caper

* A lonely man

* a lonely girl

H. MENTAL BACK STREET

* protektif dari orang tua

* jentlemen

*boy friend and girl friend

* semakin pintar beralasan pada kondisi sembarang

* menyia-nyiakan kepercayaan dari keluarga

* hubungan percintaan tidak disetujui

* Munculnya rasa kekhawatiran

* dekatnya rasa cinta

I. THE UNIQ MAN

Melfie consep yang benar hasil dari

*ambisius pribadi yang bersumber dari cita-cita, visi hidup, misi hidup.

* pemahaman diri hasil dari: mengenal Allah, cinta kepada Allah, Khouf dan Raja', Pendidikan Diri yang mumpuni.

* membangun kepribadian yang kuat yang berasal dari: fungky tapi syar'i, Filosofi ikan laut, mewarnai lingkungan, citra diri, dan pengalaman hidup.

* masa-masa transisi yang berasal dari orientasi hidup, proses menemukan jati diri, dan kemampuan menikmati proses.

Selasa, 01 Juli 2025

19 Tentang Menejemen

Inilah peta tulisan yang "katanya" ingin menulis bau-bau motivator, yang tetap nyadar akan potensi dirinya. Tidak merasa superior, lebih kepada penjagaan terhadap kehidupan dan hidup itu sendiri. Inilah garis waktu dimana banyak ingin saya dokumentasikan lewat tulisan, dan banyak ingatan. Semoga Allah Izinkan, dan tenaga melimpah. 

1. Menejemen Waktu

2. Menejemen Resiko

3.Menejemen Masalah

4. Menejemen Cinta

5. Menejemen Suara

6. Menejemen Attitude

7. Menejemen Kritik

8. Menejemen Kata-Kata

9. Menejemen Senyuman

10. Menejemen Potensi

11. Menejemen Diri

12. Menejemen Panca Indera

13. Menejemen Curhat

14. Menejemen Hidup

15. Menejemen Semangat

16.Menejemen Perasaan

17. Menejemen Hati

18. Menejemen Uang Saku

19. Menejemen Remaja

CIPUTAT 14 Juni 2008

Gendon

Gendon sedang menggoreng telor di kosan cewek. Santai sambil bernyanyi-nyangi. Sampai selesai dan ia bawa telor dasar ke kosannya sendiri. Mengunci kembali pintunya. Langkahnya mantap.

Tak lama perempuan penghuni kosan yang dimasuki oleh gendon pulang. Hanya selisih hitungan detik.

"Hampir aja ndon"

"Sudah saya perhitungkan, sekarang kalian makan, sudah laparkan?"

kami yang selalu merasa lapar, tak banyak cincong untuk memenuhi ajakan gendon yang sudah nyuap duluan.

Naik Gunung

CHAPTER 3

Jipan sudah menyilang seluruh tanggal di bulan Juli. Senyumannya merekah. Dan ia terus memandangi tas ransel gemuk berisi perbekalan selama nanti mendaki. Hari ini terakhir memberi tanda silang. Besok ia akan berangakat.

Ia berjalan mendekati penanak nasi mungil hasil patungan dengan teman-temannya. "Ini hari terakhir, besok lidah ini tak lagi "kusiksa". bisiknya pelan. Ia kembali menoleh ke arah ransel tinggi yang berkamuflase dengan tumpukan pakaian.

Piring terisi nasi lengkap dengan telur rebus dengan dua lintasan garis hitam kecap manis. Senyumannya kembali tersungging. Ia berbicara pada ransel sambil terus mengunyah.

Dua orang temannya datang tanpa mengetuk pintu. Keriuhan itu sering terjadi. Jipan tak memedulikan mereka, ia terus mengunyah.

"Sudah satu bulan mutih, sakit kamu nanti, emang kamu nggak punya duit?"

"Apaan mutih!, besok dia akan naik gunung!"

"Suek"

Jipan tersenyum kukuh, sambil memandangi mereka acuh

"Dasar bodoh" desisnya pelan. Emoji wajahnya menjelaskan.

"Lihat saja nanti, kalau kamu kelapan, biarin aja kamu minum air tiap hari."

Jipan kecut. Kedua temannya terbahak-bahak.

Senin, 30 Juni 2025

Liga Champion

Chapter 2
Siaran bola liga champions Real Madrid menjadi pusat perhatian sekelompok mahasiswa yang ngekos. Dari mereka selalu saja ada yang mengawali cerita. Dan begini ceritanya.

"Mau nonton malam ni, tapi TV butuh antena yang jelas."

"Gampang bisa diatur?"

"Caranya"

"Pulang kuliah nanti cari batang bambu yang lurus dan panjang."

"OK"

Sudah sebelas menit lewat 45 detik keduanya tak kunjung menemukan, tujuh menit lagi azan magrib

"Eh, Boy ada bambu diikat tuh," katanya. Wajahnya menunjukkan emoji menyebalkan.

"Saya pulang dulu"

bersambung

Minggu, 29 Juni 2025

DELAPAN KADO TERINDAH

BABAK 80
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli. Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang anda sayangi.

KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,telepon,foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya, Anda dan dia sapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebi utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.

NB: pantes ya...setiap kali hari raya keagamaan, orang selalu berbondong-bondong mudik....

MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap untuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkriti, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekadar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukumi, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh hak untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkuta. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya. Kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? (eh..) Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Andapun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikira, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terimakasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkan Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

KESIADAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, biasa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan. Pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isayrat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang dikasihi?

Inilah artikel yang saya dapatkan kita tahun pertama menginjakan kaki di kota jakarta, sekitar 2002, dan saya berterimakasih pada manusia tulus yang telah mengumpulkan dan membagikan. Saya lupa namanya. Tetapi ini menjadi salah satu pilar dalam laku kehidupan. Ia telah menjadi (salah dua) guru kehidupan saya seumur hidup. Submitted by: Big Brother, Sumber: Message Board.

Sabtu, 28 Juni 2025

Hidup Itu Pilihan

Tulisan ini semula berjudul:Pilihan-Pilihan hidup yang ditulis 5 Maret 2006 04:14 PM. Masih semester 4 di kampus UIN Jakarta. Jurusan Tata Negara Islam. Mari sejenak mengurai setiap kata yang coba diperbaharui sampai batas bentuk.

Kehidupan ini terdiri dari rangkaian detik, menit, jam, dan tarikan nafas. Padanya selalu melekat pilihan meski berpindah dari aktivitas satu ke aktivitas lainnya. Dari mulai tidur sampai Allah takdirkan kembali bangun. Mendengar jam weker berbunyi, mau tidur lagi atau mencoba sekuat tenaga untuk bangun dan melakukan ragam jenis ibadah, semua ada pada kendali diri masing-masing.

Yang diucapkan melalui lidah, melihat melalui mata, juga termasuk dari proses mengambil pilihan-Pilihan. Mau dilihat atau dimakan tergantung seberapa keras kemauan itu untuk terus memaksa hadir sebuah pilihan diantara satu atau dua pilihan. 

bersambung